Cina Melakukan Holocaust di Xinjiang

Sesudah Israel melakukan holocaust terhadap rakyat Palestina di Gaza, kini giliran Cina melakukan holocaust terhadap muslim yang hidup di Xinjiang. Menurut laporan penduduk setempat jumlah korban kekerasan di wilayah itu lebih dari 600 orang. Berbagai media melansir berita, menyusul demonstrasi yang dilakukan muslim di Uigur, beberapa hari lalu, menyebabkan pemerintah Cina menculik 1434 muslim Uigur, dan menurut pemerintah Cina  jumlah korban mencapai 156 jiwa, sedangkan 800 orang mengalami luka-luka. Read More…

Kitab Aljabar, Karya Fenomenal Matematikus Agung

Sejatinya kitab ini berjudul al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-gabr wa’l-muqabala. Dalam bahasa Inggris kitab ini dikenal sebagai “The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing”.Kitab peletak dasar matematika modern itu biasa pula disebutHisab al-jabr wal-muqabala. Kitab ini merupakan karya seorang ilmuwan Muslim pada abad ke-9 M yang sangat monumental. Read More…

Gereja di Amerika : “Islam is of The Devil”

Musuh-musuh Islam tidak akan pernah senang terhadap Islam dan umatnya sudah menjadi sunnatullah di muka bumi ini.
Read More…

Paus Memusuhi Kaum Muslim Menyakiti Umat Kristen Timur Tengah

Hizbut Tahrir menilai kunjungan Paus Vatikan ke Yordania dan ke wilayah Palestina adalah “untuk memberkati pemberian tanah Palestina kepada orang-orang Yahudi oleh kaum Salibis dalam sebuah deklarasi yang bernama deklarasi Balfour, yaitu deklarasi yang membawa malapetaka”. Dalam keterangan pers yang dikeluarkan oleh Kantor Berita Hizbut Tahrir Palestina yang disebarkan di wilayah Palestina, dan kami memiliki salinan naskahnya.

Read More…

Politik Islam VS Politik Jahiliyyah

Dalam buku Fikih Politik Menurut Imam Hasan Al-Banna, Dr. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris menulis: ”Jadi politik itu terbagi menjadi dua macam: politik syar’i (politik Islam) dan politik non syar’i (politik non Islam). Politik syar’i berarti upaya membawa semua manusia kepada pandangan syar’i dan khilafah (sistem pemerintahan Islam) yang berfungsi untuk menjaga agama (Islam) dan urusan dunia. Adapun politik non syar’i atau politik versi manusia adalah politik yang membawa orang kepada pandangan manusia yang diterjemahkan ke undang-undang ciptaan manusia dan hukum lainnya sebagai pengganti bagi syari’at Islam dan bisa saja bertentangan dengan Islam. Politik seperti ini menolak politik syar’i karena merupakan politik yang tidak memiliki agama. Sedangkan politik yang tidak memiliki agama adalah politik jahiliyah.” Read More…

Pentingnya Indonesia yang Demokratis

Meski selalu ada potensi bahaya dari partai Islam terhadap kebebasan yang demokratis, jika kelak berkuasa, pelibatan partai-partai tersebut dalam institusi-institusi demokrasi secara terbuka dalam jangka panjang akan mendorong lahirnya sikap moderat” (RAND Project AIR FORCE)

Tentu bukan tanpa alasan kalau Hillary Clinton memuji-muji Indonesia sebagai negara demokratis terbesar dunia yang berhasil menggabungkan Islam dan demokrasi. Bukan tanpa alasan pula kalau negara Barat memberikan bantuan dana yang besar bagi suksesnya pemilu Indonesia termasuk menghadirkan pemantau asing. Eksistensi penjajahan negara Barat seperti Amerika Serikat sangat ditentukan sejauh mana dunia lain mengadopsi ide pokok mereka demokrasi dan liberalisme. “ Jika kita mau melindungi negara kita dalam jangka panjang, hal terbaik yang dilakukan adalah menyebarkan kebebasan dan demokrasi,” tegas Bush (Kompas, 6/11/2004).

Read More…

Politik Islam dan Politik Jahiliyyah

Dalam buku Fikih Politik Menurut Imam Hasan Al-Banna, Dr. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris menulis: ”Jadi politik itu terbagi menjadi dua macam: politik syar’i (politik Islam) dan politik non syar’i (politik non Islam). Politik syar’i berarti upaya membawa semua manusia kepada pandangan syar’i dan khilafah (sistem pemerintahan Islam) yang berfungsi untuk menjaga agama (Islam) dan urusan dunia. Adapun politik non syar’i atau politik versi manusia adalah politik yang membawa orang kepada pandangan manusia yang diterjemahkan ke undang-undang ciptaan manusia dan hukum lainnya sebagai pengganti bagi syari’at Islam dan bisa saja bertentangan dengan Islam. Politik seperti ini menolak politik syar’i karena merupakan politik yang tidak memiliki agama. Sedangkan politik yang tidak memiliki agama adalah politik jahiliyah.”
Read More…

Contreng atau Golput (Sebuah Panduan Syar’i)

Mukaddimah

Pembahasan tentang memilih atau tidak memiih hari ini menimbulkan kontroversi di masyarakat. Kontroversi itu ada di dua sisi yang saling berseberangan. Tulisan ini tidak sedang membela salah satunya. Bukan juga ajakan untuk memilih atau golput. Tulisan ini hadir justru dari keterpanggilan untuk mendudukkan masalah pada porsinya yang tepat dan benar. Mencotreng atau golput, dari kacamata syariat yang proporsional tanpa tendensi atau pragmatisme kepentingan.
Read More…

Sekolah Islam Ditutup Paksa Otoritas Cina

Umat Muslim di Kota Hotan, Provinsi Xinjiang, Cina, kembali mendapat perlakuan buruk dari otoritas Partai Komunis Cina (PKC). Kongres Uighurs Dunia, sebuah organisasi perjuangan umat Muslim Uighurs, mengungkapkan, otoritas Cina telah menutup paksa sekolah-sekolah Islam dan menggeledah rumah-rumah penduduk di Kota Hotan pada malam hari.

Penduduk Hotan umumnya adalah etnis Uighurs yang beragama Islam. Masyarakat Muslim yang tinggal di wilayah Jalan Sutera itu selama bertahun-tahun berada dalam tekanan dan intimidasi otoritas PKC. Selain dilarang melaksanakan aktivitas keagamaan, Muslim di wilayah itu juga kerap dituduh dan dicurigai sebagai teroris. Read More…

Masa Depan Kapitalisme Di Titik Nadir!

Sebulan setelah Barack Obama naik menjadi Presdien AS, ia mencoba sebuah langkah untuk menyelamatkan ekonomi AS yang tengah sekarat. Stimulus lebih dari $890 milyar dolar akan digelontorkan oleh Kongres AS sebagai program paket penyelamatan dana sektor keuangan AS.

Obama langsung mengaku lega. dan beberapa pemimpin dunia pun menunjukkan sikap sama, namun diam-diam mereka tutup mata tutup telinga, karena mereka mengetahui dengan pasti kalau AS sama sekali tidak mempunyai dana talangan untuk stimulus sebesar itu. Pun mereka ogah meminjamkannya kepada AS.

Bagaimana dengan rakyat AS menanggapi rencana stimulus Obama? Mereka tampak antara percaya dan tidak. Sebabnya, mereka tahu betul bahwa kondisi AS demikian parah karena mereka sendiri yang mengalaminya. Para pengamat ekonomi AS menilai talangan dana sektor keuangan itu tidak cukup. Korporasi AS saat ini membutuhkan dana, lebih karena lembaga keuangan AS sudah terjebak dalam utang beracun (toxic debt) yang berasal dari sektor perumahan dan booming kartu kredit. Dan ini tidak dapat lagi dibayari dan membangkrutkan korporasi raksasa AS yang terjerat utang. Read More…