Umat Bersatu melawan Pembohong

Aksi sejuta umat kembali digelar, Rabu (18/06). Lapangan istana kembali memutih. Umat Islam bersatu padu bersuara satu dari berbagai elemen menyerukan kebenaran. Mereka mendesak segera dikeluarkannya Keppres pembubaran Ahmadiyah yang telah meresahkan umat Islam. Mereka jugu menuntut AKKBB diadili serta menuntut pembebasan Habib dan Munarman. Umat Islam saat ini sedang berhadapan dengan tukang bohong.

Pembohong

“Orang-orang yang mengaku-ngaku nabi dan pendukungnya termasuk tukang bohong,” tegas Mahendradatta.

Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM) ini menilai bahwa pembohongan sudah menjadi penyakit bangsa ini, termasuk mereka para pendukung Ahmadiyah. Kebohongan lain yang dibeberkan Mahendradatta terjadi pada kasus praperadilan Habib Rizieq.

“Habib Rizieq ditangkap pada tanggal 5 Juni, sementara bukti surat penangkapan dari kepolisian baru keluar tanggal 8 Juni, ini merupakan kebohongan!” tutur Mahendradatta.
Usut Tuntas AKKBB

Selain itu umat Islam juga menuntut kepada beberapa pihak agar segera mengusut tuntas AKKBB. Massa juga membawa spanduk besar bergambar Provokator AKKBB yang menodongkan senjata. Mereka menuntut pengusutan segara kepada para aktivis AKKBB sebagai cikal bakal terjadinya insiden monas.

Seperti yang diungkapkan Mahendradatta yang menegaskan bahwa sanksi yang dijatuhkan kepada Habib Rizieq paling berat 5 tahun 6 bulan meskipun diutak-atik oleh para pembohong, sementara pihak AKKBB yang telah jelas-jelas terbukti membawa senjata api telah melanggar aturan dan dikenakan UU Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman seumur hidup. Namun anehnya orang tersebut belum juga diproses oleh pihak kepolisian.

Aliansi Kebangsaan Kerukunan Beragama dan Berkeyakinan merupakan gabungan LSM-LSM yang Munarman menyebutnya sebagai LSM komprador. Pada 1 Juni 2008 lalu, AKKBB menggelar aksi yang penuh provokatif, dengan membela Ahmadiyah. Mereka juga mengiklankan agenda kegiatan mereka di beberapa media massa. Sebelumnya pihak FUI mengatakan ada indikasi skenario asing dalam insiden Monas ini.

Lumat SBY – JK

Dalam aksi sejuta umat kemarin, umat Islam juga meneriakkan Lima tuntutan umat (Lumat) kepada SBY- JK. Kelima tuntutan itu: (1) Bubarkan Ahmadiyah, (2) Batalkan kenaikan BBM, (3) Turunkan harga kebutuhan pokok, (4) Nasionalisasi aset yang dikuasai asing, dan (5) Usir Namru-2 dari Indonesia. Tampak salah satu spanduk bertuliskan Lumat SBY – JK ini diusung dalam aksi ini.

Bergerak ke Mapolda

Usai memutihkan depan istana negara, umat Islam yang terhimpun dalam Forum Umat Islam – Ulama dan Habaib se-Jakarta ini bergerak menuju ke Mapolda Metro Jaya. Massa tiba di Mapolda Metro Jaya Rabu siang (18/06).

Tampak juga mereka mengusung keranda ‘mayat’ Mirza Ghulan Ahmad. Keranda tersebut diletakkan di atas ambulans dan dibungkus kain hitam bertuliskan “Mirza Ghulam Ahmad nabi palsu yang rakus, mati di kakus dan baru diangkat dari lubang kakus”.

Sepanjang jalan, umat Islam tak berhenti bersholawat, berzikir dan meneriakkan yel-yel “bubarkan Ahmadiyah”. Sepanjang aksi juga mereka mengusung berbagai poster dan spanduk. Diantaranya poster bergambar Munarman dan Habib Rizieq dengan tulisan pesan “Bubarkan Ahmadiyah dengan Keppres”.

Sesampainya di Mapolda, perwakilan dari umat Islam menyampaikan surat penangguhan penahanan Habib Rizieq dan Munarman. Surat tersebut diserahkan langsung oleh Sekjen FUI, KH. Muhammad al-Khaththath. Menurutnya kedua tokoh yang telah membela Islam ini dibutuhkan umat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s